Viral Oknum TNI Aniaya Petugas SPBU, Sanksi Menanti

Posted on
Oknum TNI pukul peugas SPBU di NTT
Oknum TNI pukul peugas SPBU di NTT

Kupang, TINTAPENA.com – Seorang Oknum TNI kembali beraksi, Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam (Bati Tuud) Koramil 1603-04/Kewapante Pelda Joaquim Parera, diduga menganiaya petugas SPBU di Waipare, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Anggota TNI tersebut tetap akan diberi sanksi atau hukum meski telah berdamai dengan petugas SPBU itu.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto mengatakan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo W R Jatmiko, selaku pimpinan yang langsung membawahi satuan di jajaran wilayah NTT, termasuk Kodim 1603/Sikka, mengambil tindakan dengan memerintahkan Dandim 1603/Sikka tetap memproses Pelda Joaquim Parera sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di TNI.

Jonny belum menjelaskan secara detail terkait hukuman apa yang akan diberikan kepada Pelda Joaquim.

Dia menerangkan kasus pemukulan yang dilakukan Joaquim kepada Ignatius N Bolakinger yang merupakan petugas SPBU telah selesai.

Kedua belah pihak, ungkapnya, berdamai setelah dilakukan mediasi.

“Kedua belah pihak telah membuat surat pernyataan damai dan pihak korban pemukulan juga menerima penyelesaian kasus ini secara kekeluargaan serta tidak ada tekanan dari pihak mana pun,” kata Jonny.

Dandim 1603/Sikka Letkol Inf M Zulnalendra Utama mengatakan Joaquim bakal dijatuhi sanksi sesuai hukum yang berlaku di TNI. Dia mengatakan proses hukum terhadap Joaquim akan tetap berlanjut.

“Bertanggung jawab, diproses sesuai hukum yang berlaku di Angkatan Darat. Ya, sesuai aturan yang berlaku, seperti misalnya pasal tindakan pidana di Undang-Undang Hukum Militer seperti apa, ya dia harus melaksanakan hukuman itu,” ungkap Letkol Zulnalendra.

Sebelumnya, video menunjukkan aksi oknum anggota TNI memukul petugas SPBU di NTT viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat seorang anggota TNI sedang mengisi bensin di sebuah SPBU.

Tanpa aba-aba anggota TNI tersebut langsung memukul petugas SPBU.

Petugas SPBU itu terlihat meminta maaf. Anggota TNI ini terlihat marah-marah terhadap petugas SPBU tersebut. Dalam narasi yang beredar, kejadian itu dipicu lantaran masalah antrean.

Kolonel Kav Jonny Harianto membenarkan kejadian pemukulan tersebut. Dia mengatakan kejadian ini terjadi di SPBU wilayah Waipare, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (25/5).

“(Kasus ini) telah diselesaikan secara kekeluargaan,” Ungkap Jonny Harianto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *