Viral! Dengan Gaya Elegan Sultan Corat Coret Mobil Mewah Protes PPKM Darurat

Posted on
Protes PPKM darurat dengan mencoret mobil milik sendiri
Protes PPKM darurat dengan mencoret mobil milik sendiri

Kuningan, TINTAPENA.com – Sebuah video singkat  viral di media sosial menampilkan mobil Toyota Fortuner yang dicoret-coret pemiliknya di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Video singkat berdurasi 31 detik itu beredar luas dan banyak diunggah di akun media sosial, seperti akun Instagram @kuninganmass.

Dalam video tersebut tampak mobil Toyota Fortuner berwarna hitam dipenuhi tulisan-tulisan dari cat semprot mengitari seluruh bagian mobil.

Semua coretan yang ada di mobil tersebut bertuliskan kalimat bernada protes terhadap pelaksanaan PPKM Darurat yang dinilai memberatkan masyarakat.

Di video itu juga terdengar suara seorang pria yang diduga merupakan pemilik mobil bernomor polisi E 411. Sambil menunjukkan coretan di mobilnya, pria itu menyampaikan beberapa kalimat protes terhadap PPKM.

“Kami korban PPKM, Indonesia harus makan, karena kami rakyat kecil. Kami butuh makan, dari Indonesia, NKRI harga mati,” ungkap pria itu dalam video, Senin (19/7/2021).

Saat ditelusuri ternyata mobil mewah tersebut merupakan milik salah seorang pengusaha kuliner di Kabupaten Kuningan. Pemiliknya adalah Muhammad Ali yang juga merupakan orang yang ada di dalam video viral itu.

Saat dikonfirmasi ia membenarkan aksi dirinya mencorat-coret mobil pribadinya itu. Kata Ali, aksi tersebut merupakan bentuk curahan hati dirinya sebagai warga yang terdampak  akibat adanya PPKM Darurat.

“Iya benar. Itu curhatan hati saya karena PPKM ini,” ungkap Ali saat ditemui di rumahnya yang berada di Kelurahan Pasapen, Kecamatan Kuningan.

Menurutnya aksi corat-coret mobil itu dilakukan agar curahan hati Ali sebagai pengusaha kuliner yang terdampak PPKM Darurat bisa dilihat oleh banyak orang.

“Jadi curhatan hati, kalau teriak di jalan enggak mungkin, demo juga enggak mungkin, bilang ke bupati juga enggak mungkin. Jadi kalau begini kan bisa dilihat banyak orang curhatan hati kita ini,” ungkap Ali.

Ali menjelaskan akibat adanya PPKM Darurat ini ada 120 karyawannya yang terpaksa dirumahkan.

“Karyawan yang dirumahkan ada sekitar 120 orang karena dampak PPKM kita tutup sementara, karyawan kami pada menjerit makanya dituangkan di mobil ini jeritan mereka,” kata Ali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *