Videonya Viral Apes Kejeblos Dan tersungkur Ke Got Saat menyapa Warga, Apa Kata Anies?

Posted on
Videonya Viral Apes Kejeblos Dan tersungkur Ke Got Saat menyapa Warga
Videonya Viral Apes Kejeblos Dan tersungkur Ke Got Saat menyapa Warga

TINTAPENA.COM–Jakarta, Sebuah video yang beredar menunjukkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang jatuh terperosok ke parit saat menyapa warga viral. Begini kronologi ceritanya.

Peristiwa viral itu disebut terjadi di Koja, Jakarta Utara (Jakut), hari Sabtu (11/9/2021). Anies diketahui datang kelokasi untuk meninjau kegiatan vaksinasi Corona bagi warga di lokasi tersebut.

Dalam video yang viral itu, awalnya terlihat petugas pengamanan yang berjalan di depan Anies. Para petugas itu meminta warga di sekitar lokasi untuk menjaga jarak dan tidak berkerumunan.

Anies dalam video kemudian tampak berjalan sambil menyapa warga yang bergantian memanggil namanya. Anies tampak tak melihat ke depan.

Dia terlihat berjalan sambil melihat dan melambaikan tangan ke arah warga. Tiba-tiba saat itu Anies terperosok ke dalam parit.

Sejumlah orang di lokasi ikut berusaha memegangi Anies. Ada orang yang langsung membantu Anies berdiri. Sejumlah warga terdengar berteriak.

Kapolsek Koja Kompol Abdul Rasyid membenarkan jika peristiwa viral itu terjadi di Koja, Jakut. Dia menyebut mendapat laporan dari anggotanya soal insiden itu.

“Karena saya lihat di depannya Pak Gubernur sambil jalan masih longgar,” ujar Rasyid saat dimintai konfirmasi.

Rasyid menduga saat itu Anies tak memperhatikan parit di sisi kanannya saat melambaikan tangan dan melihat ke arah warga yang ada di sisi kirinya. Dia pun menyayangkan para ajudan Anies yang lalai tak menjaga sisi kanan Anies hingga peristiwa itu bisa terjadi.

“Habis melambaikan tangan sama masyarakat karena tidak kehati-hatian kejeblos kakinya ke got. Itu ajudan para pengawalnya gimana sih, berarti tidak menjaga bosnya. Saya sangat sayangkan peristiwa ini kenapa ajudannya tidak melekat sama bosnya,” tutup Rasyid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *