Tak Terima Ditegur, Anggota Polisi Dikeroyok 4 Orang Dalam Acara Organ Tunggal Pernikahan

Posted on
4 tersangka pengeroyokan anggota polisi diringkus
4 tersangka pengeroyokan anggota polisi diringkus

Pontianak, TINTAPENA.com – Kembali terjadi pengeroyokan terhadap anggota polisi Bhabinkamtibmas Polsek Putussibau Utara, Bripda Munjirin.

Pengeroyokan itu terjadi saat anggota polisi menegur acara hiburan organ tunggal dalam acara resepsi pernikahan.

Polisi telah meringkus empat orang yang diduga pengeroyok Bripda Munjirin.

“Dan pelakunya sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Kapolres Kapuas Hulu melalui Kasat Reskrim AKP Imam Reza, di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, seperti dilansir Antara, Senin (31/5/2021).

Pengeroyokan terhadap anggota polisi itu terjadi pada Kamis (27/5) malam sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Pattimura Kampung Prajurit Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalbar.

Imam Reza menjelaskan keempat tersangka berinisial AZ, FZP, DP, dan ENA sudah ditahan Satreskrim Polres Kapuas Hulu. Pengeroyokan terjadi saat Bripda Munjirin menegur acara hiburan pernikahan tersebut.

“Saat itu korban (Bripda Munjirin) dengan berseragam lengkap hendak menanyakan kepada panitia resepsi pernikahan, jam berapa hiburan organ tunggal berakhir, tetapi korban justru ditarik untuk berjoget, korban menolak, namun tiba-tiba seseorang memukul korban dari arah depan,” kata Imam.

Sesaat kemudian, ada seseorang pria yang melerai, korban pun dibawa sekitar 10 meter dari lokasiĀ  tempat hiburan resepsi.

Tak disangka, korban pun kembali dipukul oleh seseorang dengan menggunakan piring kaca.

Namun, Bripda Munjirin sempat menangkis dengan menggunakan tangan sebelah kiri pukulan tersebut sehingga piring kaca pecah dan tangan kiri korban terluka.

Atas pengeroyokan terhadap anggota polisi tersebut empat orang pelaku yang terlibat penganiayaan itu diamankan Satreskrim Polres Kapuas Hulu, pada Jumat (28/5).

Setelah menjalani proses pemeriksaan keempat pelaku ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Polres Kapuas Hulu karena diduga keras melakukan pengeroyokan terhadap korban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *