Seorang Pemuda Nekad Tabrakan Diri ke Mobil Hingga Kritis

Posted on
Kondisi mobil yang menabrak pemudia yang nekad menabrakan dirinya
Kondisi mobil yang menabrak pemudia yang nekad menabrakan dirinya

Bali, TINTAPENA.com – Seorang pemuda bernama Anjas Adam Nusantara (20) tiba-tiba berbuat nekat tabrakan diri ke mobil. Dia terluka parah setelah melompat ke depan mobil yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi.

“Pemuda tersebut mengalami luka tangan kanan robek dan punggung sakit,” kata Kasat Lantas Polresta Denpasar, Bali, Kompol Taufan Rizaldi, Jumat sore kemarin.

Peristiwa tabrakan itu terjadi di Jalan Hangtuah di depan Alam Manda Denpasar Selatan, Bali, Jumat kemarin sekitar pukul 11.45 Wita.

Ketika itu sebuah mobil dengan bak terbuka Toyota Kijang dengan nomor polisi DK 8120 FR yang dikendarai Nyoman (61) bergerak dari arah timur ke barat, sedangkan pemuda tersebut berjalan kaki di sisi utara jalan badan jalan. Setiba di lokasi , pemuda itu berlari dan melompat ke mobil yang sedang melaju dengan kecepatan yang tinggi.

Anjas terluka parah akibat kejadian tersebut. Sementara kaca bagian depan mobil pecah. “Untuk nilai kerugian material sekitar Rp 1 juta. Pengemudi mobil tersebut tidak luka dan selamat,” tambahnya.

Anjas yang pada saat itu dengan sengaja menabrakkan dirinya ke mobil diduga melakukan percobaan bunuh diri. Berdasarkan keterangan bosnya, Anjas diketahui ribut dengan pacarnya pada Kamis 6 Mei lalu.

“Tapi, tidak tahu juga, belum kita ambil keterangannya dari yang bersangkutan. Itu, informasi dari bos pemuda tersebut, belum ada keterangan lebih jelas, baru ngomong-ngomong gitu saja,” ungkap Taufan.

Saat ini Anjas masih dirawat dengan perawatan intensif oleh dokter di IGD RSUP Sanglah, Denpasar. Dia belum bisa dimintai keterangan terkait motifnya menabrakkan diri ke mobil yang sedang melintas.

“Belum bisa ambil keterangan dan motifnya seperti apa kita belum tahu lebih jelasnya. Iya, sempat berantem dengan pacarnya. Tapi belum tentu gara-gara itu anjas menabrakkan diri, tapi informasi dari bosnya seperti itu,” kata Taufan .

Sebelum kejadian itu terjadi, Anjas juga mengaku kepalanya pusing dan disuruh bosnya untuk membeli obat.

Namun,  selang beberapa saat, bosnya mendapat telepon bahwa anak buahnya menabrakkan diri ke mobil. “Kalau menabrakkan diri, iya pasti dugaannya percobaan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri,” kata Taufan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *