Pembangunan Ibukota Baru Masuk Skala Prioritas 2021

Posted on

Pembangunan Ibukota Baru Masuk Skala Prioritas 2021

TINTAPENA.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bapak Suharso Monoarfa mengatakan, pembangunan fisik pada tahap awal atau soft groundbreaking di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) ibu kota negara (IKN) sudah diagendakan setelah pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) IKN.

Adapun isi RUU tersebut kini telah tercantum dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas untuk tahun 2021. “Oh iya jelas (menunggu pengesahan). Itu kan bisa paralel kan,” kata Suharso saat meninjau dilokasi titik Istana Negara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, hari Senin (12/4/2021). Suharso melanjutkan, jika pihaknya masih terus memantau perkembangan RUU IKN yang akan disahkan tersebut.

Menurut dia, semua pembahasan mengenai RUU ini akan dipercepat ketika Surat Presiden (Surpres) diturunkan ke DPR. “Begitu Surpres diturunkan ke DPR, saya kira pada saat yang sama kita juga berharap, itu bisa segera dibahas dengan cepat,” jelasnya. Di sisi lain juga, ia mengungkapkan bahwa pihaknya juga sudah menunggu untuk pelaksanaan program vaksinasi nasional yang dilakukan secara bertahap, dengan jumlah target sebanyak 181.550.000 jiwa untuk mencapai herd immunity terselesaikan.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyampaikan, jika pembangunan IKN ini juga dirancang sebagai salah satu dari strategi proses pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi. “Berdasarkan tahapan pembangunan IKN, target kesiapan pembangunan hingga tahun 2024 adalah mencakup pembangunan KIPP lengkap dengan sarana dan prasarana pendukungnya,” ujarnya.

Suharso menambahkan lagi, proses persiapan pemindahan IKN ini sudah tercakup dalam program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020 hingga tahun 2024 nanti. Hal ini meliputi beberapa aktivitas pembangunan fasilitas penyelenggaraan pemerintahan di IKN yang baru serta aktivitas pembangkit kegiatan-kegiatan ekonomi bagi IKN dan bagi sekitarnya.

Dia sangat berharap, dengan hadirnya IKN yang baru, mampu membangkitkan aktivitas perekonomian secara maksimal di sekitar KIPP seperti Balikpapan dan Samarinda. “IKN ini tidak berdiri sendiri, ada Samarinda, ada Balikpapan. Regional economic-nya itu yang diharapkan dapat semakin berkembang karena IKN ada di sini. Jadi harus dihitung Balikpapan dan sekitarnya, Samarinda dan sekitarnya, gitu,” tuturnya. Pantauan Kompas.com, saat meninjau lokasi IKN, Suharso didampingi Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman dan Gubernur dari Kalimantan Timur Bapak Isran Noor.

Adapun di beberapa lokasi IKN saat ini masih banyak dipenuhi hutan tanaman industri yang meliputi pohon-pohon seperti Acacia mangium dan pohon Eucaalyptus sp milik PT ITCI Hutani Manunggal (IHM). Diketahui juga, jika tanaman itu sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuat kertas.

Untuk lokasi IKN ini pun berjarak sekitar 90 kilometer dari pusat kota Balikpapan, Kalimantan timur yang juga dapat ditempuh dengan perjalanan darat lebih kurang dua hingga tiga jam saja. Sebelumnya sudah diberitakan, RUU Ibu Kota Negara sudah masuk dalam Prolegnas Prioritas ditahun 2021. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui jika RUU tersebut masuk kedalam 33 RUU yang diprioritaskan, pada saat Rapat Paripurna, hari Selasa (23/3/2021).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *