Mengaku Lupa Pandemi, Anggota Satpol PP Pesta Miras Dan Kumpul-kumpul

Posted on
Lupa Pandemi, Anggota Satpol PP Pesta Miras Dan Kumpul-kumpul
Lupa Pandemi, Anggota Satpol PP Pesta Miras Dan Kumpul-kumpul

TINTAPENA.COM–ENDE, Aksi tercela oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali menarik atensi. Setelah adanya aksi penganiayaan kepada ibu yang sedang hamil, kini berkenaan dengan pesta minuman keras.

Sebuah video memperlihatkan beberapa orang anggota Satpol PP tengah berpesta minuman keras di sebuah kantor, viral di media sosial.

Dalam video amatir itu, terlihat seorang pria berseragam Satpol PP berdansa dengan perempuan yang berpakaian hitam.

Mereka tidak memakai masker.

Sementara, sejumlah anggota Satpol PP lainnya terlihat duduk dan berkumpul bersama sambil meminum minuman beralkohol yang dituangkan salah satu anggota.

Video itu diduga telah direkam di salah satu kantor di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Video yang beredar dan viral di media sosial itu menuai kecaman dan sindiran banyak warganet.

Mereka geram karena Satpol PP seharusnya dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Ende, Eman Taji, telah membenarkan petugas yang terekam didalam video itu merupakan anggotanya.

Eman mengatakan, anggota Satpol PP itu sedang merayakan serta berbahagia karena salah satu senior mereka ulang tahun.

Eman memastikan, jika anggota Satpol PP yang terlibat dalam pesta itu akan mendapat sanksi yang tegas.

“Terhadap mereka yang ikut dalam acara, saya sudah memberikan pembinaan disiplin dengan sanksi,” kata Eman saat dikonfirmasi Kompas.com, hari Minggu (18/7/2021) malam.

Eman mengatakan, terdapat 28 anggota Satpol PP Ende yang terlibat dalam pesta minuman beralkohol dalam video tersebut.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 anggota Satpol PP yang terlibat dalam pesta itu menjalani pembinaan fisik selama kurun waktu tiga hari.

Lalu, ada empat orang anggota Satpol PP yang juga terlibat dalam pesta itu ditahan selama 14 hari.

“Tiga orang dirumahkan,” kata Eman.

Eman pun meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ende atas tingkah dan perbuatan anggotanya yang tak pantas tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *