Lonjakan Kasus Omicron Ma’ruf Amin Sebut WNI Dilarang ke Luar Negeri

Posted on
Wapres Ma'ruf Amin
Wapres Ma’ruf Amin

Jakarta, TINTAPENA.com – Lonjakan kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia bertambah menjadi 47 orang, di mana kasus terbaru merupakan transmisi lokal.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan saat ini warga negara Indonesia (WNI) dilarang untuk bepergian ke luar negeri sementara waktu.

“Kita karena Omicron ini cepat sekali penularannya, karena itu dalam sidang kabinet terakhir kita melakukan upaya pengetatan dalam arti beberapa hal. Pertama, yang datang dari LN betul-betul kita perketat, bahkan kita sedang melakukan upaya karantina, apakah nanti lebih selektif, penyiapan di dalam negeri dan melarang WNI untuk ke luar negeri untuk sementara ini,” kata Ma’ruf Amin di Istana Presiden, Selasa (28/12/2021).

Ma’ruf juga mengatakan akan penerapan protokol kesehatan lebih ketat. Booster vaksinasi juga akan dipercepat.

“Kemudian juga masalah prokes diperketat, terutama masker, dan vaksinasi dipercepat termasuk sedang disiapkan booster untuk masyarakat umum. Begitu juga penerapan PeduliLindungi,” kata Ma’ruf.

Meski demikian, Ma’ruf mengatakan tidak akan ada kenaikan level PPKM. Namun tetap dilakukan pemeriksaan terhadap sudah atau belum warga yang divaksinasi.

“Tapi tidak ada kenaikan level, masih tetap seperti biasa, dan tidak ada penyekatan, tapi pemeriksaan vaksinasi,” kata Ma’ruf.

Dia juga menyebut pemerintah daerah telah diinstruksikan untuk waspada dan bersiap dengan ditemukannya transmisi lokal Omicron.

“Pemda sudah diinstruksikan untuk bersiap kemungkinan terjadinya transmisi lokal, kemarin sudah 47 terkonfirmasi sehingga harus antisipasi ketat,” ucap Ma’ruf.

Sebelumnya juru bicara vaksinasi Kemenkes Siti Nadia mengatakan kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia bertambah menjadi 47. Kasus terbaru merupakan transmisi lokal.

“Ada satu kasus transmisi lokal,” katanya dalam konferensi pers, Selasa (28/12/2021).

Siti mengatakan total kasus Corona varian Omicron di RI menjadi 47 kasus. Sebanyak 46 di antaranya merupakan kasus impor. “Hingga Selasa, ada 47 kasus konfirmasi Omicron di Indonesia,” ucap Siti.

Pasien transmisi lokal Omicron pertama di Indonesia ini merupakan seorang pria 37 tahun. Pria tersebut tidak memiliki riwayat ke luar negeri beberapa bulan terakhir maupun kontak dengan pelaku perjalanan luar negeri. Pasien bersama istri tinggal di Medan, kemudian ke Jakarta setiap satu bulan sekali

Pasien transmisi lokal Omicron itu sempat makan di sebuah restoran di SCBD yang terletak di Jakarta Selatan. Lokasi persisnya adalah di Mal Ashta District 8. “Pada tanggal 6 Desember 2021 mereka tiba di Jakarta dan tanggal 17 Desember 2021 sempat mengunjungi Mall Astha District 8 SCBD,” demikian dikutip dari situs Kementerian Kesehatan, Selasa (28/12/2021).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *