Lima Jenis Penyu Pernah Mendarat di Bengkulu

Pelepasan bayi penyu (tukik) yang baru berumur beberapa bulan di bibir pantai kawasan Konservasi Air Hitam desa Retak Ilir

TPDC, BENGKULU – Lima dari tujuh jenis penyu atau kura-kura laut yang masih bertahan di dunia saat ini diketahui pernah mendarat di Provinsi Bengkulu, tepatnya kawasan konservasi Air Hitam wilayah desa Retak Ilir Kecamatan Ipuh Kabupaten Mukomuko. Bahkan beberapa diantara kelima jenis penyu tersebut hingga saat ini masih dikembangbiakkan oleh warga setempat yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Penyu Lestari di bawah binaan Balai Penyuluh Kecamatan (BPK) Ipuh.

Menurut keterangan Sekretaris Poktan Penyu Lestari, Khairul Amra, berdasarkan data yang ada terdapat 7 jenis penyu yang ada di dunia antara lain penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu kemp’s ridley (Lepidochelys kempi), penyu lekang (Lepidochelys olivacea), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu pipih (Natator depressus) dan penyu tempayan (Caretta caretta). “Hanya saja yang pernah ditemui di daerah kita ini hanya 5 jenis antara lain penyu hijau, penyu sisik, penyu pipih, penyu lekang dan penyu belimbing. Beberapa diantaranya masih kita kembangbiakkan bahkan sudah beberapa kali dilakukan pelepasan ke habitat alam,” ungkap Khairul.

Penyu Belimbing

Dari kelima jenis penyu itu, lanjut Khairul, yang sudah sangat jarang ditemui adalah penyu belimbing, dimana penyu belimbing merupakan penyu yang ukurannya paling besar ketimbang 4 jenis penyu lainnya. “Sangking besarnya ukuran penyu itu saat 7 orang menaiki cangkangnya, namun penyu itu masih tetap bisa merayap normal di bibir pantai. Penyu jenis ini sewaktu mendarat untuk bertelur juga berhasil kita tetaskan, bahkan tidak kurang ratusan telur yang berhasil kita tetaskan itu sudah pula kita kembalikan ke habitat alaminya,” terang Khairul.

Sementara itu, Kepala BPK Ipuh, Selamat Silahudin SP mengatakan, Poktan Penyu Lestari di desa Retak Ilir memang dibentuk untuk menjaga kelestarian penyu yang saat ini jumlah warga yang tergabung dalam Poktan tersebut hanya tinggal 7 orang saja lagi. “Sejauh ini 7 orang itu masih tetap konsisten menjaga kelestarian penyu, kalau tidak mungkin sudah sejak lama penyu yang merupakan salah satu kebanggaan daerah ini sudah tidak ada lagi alias punah. Sekarang saja penyu sudah terancam kepunahannya dengan berbagai penyebab, diantaranya seperti kerusakan lingkungan tempat pendaratan penyu,” kata Selamat.

Dijelaskannya, hingga saat ini diketahui memang ada beberapa jenis penyu yang berhasil dikembangbiakkan oleh Poktan tersebut, dengan cara mengambil telur penyu dibibir pantai kemudian ditetaskan. “Selain penyu belimbing yang selama ini sudah sangat jarang ditemui namun berhasil ditetaskan, di penangkaran penyu yang terdapat disamping rumah Sekretaris Poktan juga ada jenis penyu lain yang dikembangbiakkan seperti jenis penyu hijau dan penyu lekang. Saat ini tidak kurang dari 4 ribu ekor penyu yang berhasil dikembalikan ke habitat alaminya yang merupakan hasil kerja keras Poktan itu untuk menjaga kelestarian hewan yang dilindungi tersebut,” demikian Selamat. (**)

 Sumber: SKH Radar Utara
Share This
More
Under Topics: Bengkulu, Mukomuko,

Incoming search terms:

  • penyu belimbing (40)
  • jenis-jenis penyu (15)
  • penyu tempayan (2)

Post Related to Lima Jenis Penyu Pernah Mendarat di Bengkulu

Hati-Hati Calo Sumbangan Palestina Berkeliaran!

Hati-Hati Calo Sumbangan Palestina Berkeliaran!

TPDC, BENGKULU –  Penggalangan sumbangan kemanusiaan terhadap korban penyerangan Israel ke wilayah Jalur Gaza,

120 Rumah di Bengkulu Terendam Banjir

120 Rumah di Bengkulu Terendam Banjir

TPDC, BENGKULU – Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (11/7/2014) sekitar pukul 16.40 WIB,

Raup Rp 100 Ribu Per Hari, Bocah Pengemis Teler Pakai Lem

Raup Rp 100 Ribu Per Hari, Bocah Pengemis Teler Pakai Lem

TPDC, BENGKULU – Warga Kota Pagar Alam, CMS (12) dan warga asal Kabupaten Lahat,