Kronologi Satu Keluarga Daerah Bandung Yang Diusir Warga Jadi Perhatian Dunia Sosmed

Posted on
Kronologi Satu Keluarga Daerah Bandung Yang Diusir Warga Jadi Perhatian Dunia Sosmed
Satu Keluarga Daerah Bandung Yang Diusir Warga Jadi Perhatian Dunia Sosmed

TINTAPENA.COM–Kabupaten Bandung, Satu keluarga di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, yang diusir oleh warga setempat terjadi kemarin (Selasa, 9/11). Halaman rumahnya pun dipenuhi dengan tulisan bernada pengusiran.

Dalam sebuah rekaman yang diterima tim detikcom, ratusan warga telah mengerumuni rumah berinisial S (48 tahun). Warga juga membawa spanduk yang bertulisan ‘Segera Tinggalkan Tempat Ini’ sembari meneriaki pemilik rumah.

“Iya betul, kejadiannya kemarin sekitar jam 13.00 WIB,” ucap Ketua Rukun Warga 01 Ade Rohmadin (52 tahun) kepada detikcom saat dirinya ditemui di lokasi kejadian, hari Rabu (10/11/2021).

Dari pantauan tim detikcom, rumah S kini sudah dalam keadaan kosong, tanpa penghuni. Pagar rumahnya pun dikunci menggunakan kawat. Halaman rumahnya juga dipenuhi spanduk yang ditempelkan pada tembok disekeliling rumahnya.

Spanduk tersebut bernada pengusiran. Salah satu spanduk, ada yang bertuliskan ‘Tinggalkan Kampung Kami Tercinta’. Spanduk yang ditempelkan pun bukan hanya ada di halaman rumah, tetapi juga ada ditempel di depan garasi atau warung milik penghuni rumah.

Ade menuturkan sebuah kejadian tersebut bermula ketika pemilik rumah kembali ke rumahnya. Padahal, sejak September lalu, S sudah pernah diusir oleh warga dan hanya menyisakan satu anak dan istrinya saja di rumah tersebut.

“Ia ketahuan kembali ke rumah tanpa sepengetahuan warga. Ada warga yang lihat S berada di rumah dan lapor ke pengurus setempat,” kata Ade.

Ade menjelaskan jika pihaknya sempat berbicara terlebih dahulu dengan penghuni rumah. Ketika itu, penghuni rumah mau meninggalkan rumah namun meminta agar ia dan keluarga dilindungi.

“Sempat menolak saat akan diantar menggunakan motor. Akhirnya naik mobil. Kami juga menjanjikan akan melindungi penghuni rumah ketika dipaksa keluar warga,” kata Ade.

S berserta anak dan istrinya pun diantar menggunakan mobil milik desa. Dirinya diketahui diturunkan di Jalan Raya Soekarno-Hatta.

“Katanya mah mau ke Sukabumi, tapi nggak tahu juga sampai atau nggaknya. Yang penting warga di sini kemarin minta agar ia segera pergi dari kampung ini,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *