KEMENHUB BERLAKUKAN NAIK MOTOR/MOBIL LEBIH 250KM WAJIB PCR/ANTIGEN

Posted on
KEMENHUB BERLAKUKAN NAIK MOTOR/MOBIL LEBIH 250KM WAJIB PCR/ANTIGEN
KEMENHUB BERLAKUKAN NAIK MOTOR/MOBIL LEBIH 250KM WAJIB PCR/ANTIGEN

TINTAPENA.COM–Jakarta, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) baru saja mengeluarkan syarat perjalanan darat baru yang tertuang dalam sebuah Surat Edaran (SE) Nomor 90 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi mengatakan saat ini pelaku perjalanan moda transportasi darat wajib untuk menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil RT-PCR maksimal 3×24 jam atau antigen maksimal 1×24 jam sebelum melanjutkan perjalanan. Hal itu berlaku dari minimal jarak 250 km atau waktu perjalanan 4 jam dari dan ke Pulau Jawa-Bali.

“Ketentuan syarat perjalanan tersebut berlaku bagi pengguna kendaraan bermotor perseorangan, sepeda motor, kendaraan bermotor umum, maupun angkutan penyeberangan,” ujar Budi Setiyadi dalam sebuah keterangan tertulis dan dikutip oleh detikcom, hari Senin (1/11/2021).

Pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi darat dan angkutan penyeberangan dari dan ke daerah di luar Pulau Jawa-Bali juga wajib untuk menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan menunjukan surat keterangan hasil RT-PCR maksimal 3×24 jam atau menunjukan surat keterangan antigen maksimal 1×24 jam sebelum melanjutkan perjalanan.

“Surat keterangan ini mulai kami berlakukan secara efektif per tanggal 27 Oktober 2021 hingga batas yang akan ditentukan kemudian dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.

Khusus pengemudi dan pembantu pengemudi kendaraan logistik yang melakukan perjalanan dalam negeri di wilayah Pulau Jawa-Bali, juga diberlakukan ketentuan sebagai berikut:

a) wajib menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap dan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 14×24 jam sebelum keberangkatan;

b) wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 7×24 jam sebelum keberangkatan;

c) wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan apabila belum mendapatkan vaksinasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *