Kasus Tragis Handi-Salsa Dimata Panglima TNI Andika

Posted on
Kasus Tragis Handi-Salsa Oleh Oknum TNI Dimata Panglima TNI Andika
Kasus Tragis Handi-Salsa Oleh Oknum TNI Dimata Panglima TNI Andika

TINTAPENA.COM–Jakarta, Sebanyak tiga oknum TNI AD telah terlibat dalam kasus kematian Handi Saputra (18th) dan Salsabila (14th) saat ini tengah menjalani proses hukum di kesatuannya. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasatelah menginstruksikan jajarannya untuk memecat ketiga oknum TNI AD tersebut.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Prantara Santosa membeberkan soal identitas ketiga oknum TNI AD tersebut ialah Kolonel Infantri P, Kopral Dua DA, dan Kopral Dua Ahmad. Menurut Prantara, ketiga orang dari oknum anggota TNI AD itu melanggar antara lain Pasal 310 dan Pasal 312 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dab Angkutan Jalan Raya, serta KUHP, antara lain Pasal 181, Pasal 359, Pasal 338, dan Pasal 340.

“Selain akan lakukan penuntutan hukuman maksimal sesuai tindak pidana-nya, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa juga telah menginstruksikan penyidik TNI & TNI AD serta Oditur Jenderal TNI untuk memberikan hukuman tambahan pemecatan dari dinas militer kepada 3 oknum anggota TNI AD tersebut,” ujar Prantara dalam sebuah keterangan tertulis, hari Jumat (24/12/2021).

Diketahui juga, saat ini Jenderal Andika ikut turun tangan menangani keterlibatan oknum TNI AD dalam kasus kematian Handi dan Salsabila. Dirinya ingin memastikan akan memproses secara internal oknum TNI AD yang dimaksud.

“Sudah saya tangani langsung sejak siang tadi setelah mendarat dari Papua. Saya akan pastikan kenakan semua pasal KUHP dan peraturan perundangan lain yang terlanggar oleh tindak para oknum Anggota TNI AD ini,” tutur Andika kepada detikcom, hari Jumat (24/12).

Sebelumnya, diketahui sebuah mobil yang ditumpangi tiga orang pria telah menabrak Handi dan Salsa di Nagreg, Kabupaten Bandung, hari Rabu (8/12) sore. Mereka kemudian mengangkut dan membawa tubuh Handi-Salsa ke dalam mobil bercat hitam itu.

Pemobil inipun langsung tancap gas ke arah Limbangan dengan alasan akan membawa sejoli tersebut ke rumah sakit. Ada beberapa orang saksi mengungkapkan ciri-ciri dari tiga pria itu berbadan tegap.

Beberapa hari kemudian, mayat Handi-Salsa ditemukan di Sungai Serayu, Jawa Tengah. Pelaku diduga kuat sengaja membuang tubuh pasangan sejoli tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *