Kasus Swab Palsu Riziek di RS Ummi Bogor Resmi di Tolak Hakim

Posted on

TINTAPENA.COM – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menolak eksepsi atau nota keberatan Saudara Habib Rizieq Shihab dalam kasus swab palsu di RS Ummi Bogor. Selain itu, majelis hakim turut menolak eksepsi tim penasihat hukum Habib Rizieq.
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) juga menolak nota keberatan atau eksepsi Saudara Habib Rizieq Shihab dalam perkara kerumunan di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jabar. Sidang dilanjutkan ke tahap pemeriksaan saksi.

“Menolak keberatan atau eksepsi terdakwa & penasihat hukum terdakwa untuk seluruhnya,” ucap hakim ketua Khadwanto di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno, Selasa (7/4/2021).Dengan ditolaknya eksepsi perkara tersebut, sidang akan dilanjut dengan pemeriksaan saksi-saksi. Majelis hakim memerintahkan kepada jaksa penuntut umum (JPU) untuk menghadirkan¬† para saksi.

“Memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan dalam perkara atas nama terdakwa¬† Saudara Habib Rizieq,” katanya.Perkara swab palsu ini disebutkan mengakibatkan aksi unjuk rasa besar besaran pada 30 November 2020 yang dilakukan oleh Forum Masyarakat Padjadjaran Bersatu (FMPB). Aksi ini disebut menolak Saudara Habib Rizieq yang telah keluar¬† dari RS Ummi karena dianggap masih terinfeksi COVID-19.

Selanjutnya, pasal yang menjerat Habib Rizieq:

Atas perbuatannya, Saudara Habib Rizieq dijerat pasal berlapis. Berikut pasal-pasal yang menjerat Habib Rizieq dalam kasus tes swab RS Ummi Bogor.

Pertama:
– Pasal 14 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
Subsider: Pasal 14 ayat (2) Undang Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP
Lebih subsider: Pasal 15 Undang Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau

Kedua:
– Pasal 14 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau
Ketiga: Pasal 216 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Diketahui, Pengadilan Negeri Jakarta Timur juga menggelar sidang dengan terdakwa menantu Habib Rizieq, Habib Hanif. Kasus yang menjerat Habib Hanif juga mengenai swab palsu di RS Ummi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *