Dunia Kripto: Ceo Coinbase masuk daftar orang terkaya karena Cryptocurrency

Posted on
Ceo Coinbase
Ceo Coinbase

Jakarta, TINTAPENA.COM — Brian Armstrong pendiri Coinbase bergabung dalam klub orang terkaya dunia setelah perusahaan jual beli aset kripto, Coinbase, melantai di bursa saham dengan valuasi menembus angka US$100 miliar atau setara dengan Rp1.461,5 triliun (kurs Rp14.615).
Seketika, Brian Armstrong dinominasikan menjadi mega-miliarder instan berkat 40 juta sahamnya dihargai US$16 miliar oleh pasar saham.

Didirikan oleh Brian Armstrong pada 2012 silam, Coinbase membantu pengguna untuk membeli, menjual, dan menyimpan aset kripto, seperti bitcoin, ethereum dan koin lainnya.

Perusahaan Brian Armstrong tersebut kian populer seiring dengan meningkatnya minat masyarakat pada aset kripto, terutama bitcoin yang harganya per koin melonjak tinggi selama pandemi Covid-19.

Melansir CNN Business, Coinbase menyatakan memiliki lebih dari 35 juta pengguna di lebih dari 100 negara di dunia. Dana yang dikelola perusahaan tersebut mencapai US$25 miliar berupa aset dan US$320 miliar dalam bentuk volume yang diperdagangkan pada aset kripto.

Walau begitu, Brian Armstrong tidak seterkenal perusahaan yang ia dirikan. Pria yang berusia 38 tahun ini sebelumnya bekerja di Airbnb selama setahun pada awal tahun 2011 sebagai perancang piranti lunak (software).

Sebelum itu, Brian Armstrong merupakan CEO dan pendiri UniversityTutor.com, sebuah situs bimbingan belajar online selama hampir satu dekade ini.

Brian Armstrong menerima gelar master ilmu komputer di Universitas Rice, Houston, Texas, Amerika Serikat. Meski jarang bicara dihadapan publik, namun Brian Armstrong aktif di akun media sosial Twitter miliknya.

Bila IPO Coinbase sesuai dengan harapan, Brian Armstrong akan memasuki daftar 250 orang paling kaya di dunia versi Bloomberg.

Sebagai informasi, pada penutupan debutnya di Nasdaq pada Rabu, 14 April, valuasi Coinbase sempat mencapai US$112 miliar.

Debut Coinbase dalam pasar saham dilakukan melalui daftar langsung. Sehingga, tidak ada saham yang dijual sebelum melakukan pembukaan.

Dilansir dari Reuters, aksi korporasi ini menandai tonggak sejarah lain dalam pengembangan bitcoin dan aset digital lainnya. IPO digelar saat nilai uang kripto melonjak tinggi karena mulai mendapatkan sokongan perusahaan-perusahaan besar.

Saham Coinbase dibuka pada US$381 per saham, naik mencapai 52,4 persen dari harga referensi US$250 per saham yang ditetapkan pada Selasa kemarin.

Meskipun hanya naik 10,9 persen di atas harga rata-rata dari US$343,58 saat Coinbase diperdagangkan secara pribadi pada kuartal pertama di tahun 2021 ini.

Saham ditutup pada harga US$328,28, yang membuat penilaian Coinbase terdilusi menjadi sebesar US$85,78 miliar. Sebagai perbandingan, pemilik Bursa Efek New York, Intercontinental Exchange Inc di Amerika Serikat memiliki kapitalisasi pasar mencapai US$66 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *