Ada Unsur Kecurigaan, Komentar Jokowi Bikin Warganet Prihatin 3 Periode

Posted on
Ada Unsur Kecurigaan, Komentar Jokowi Bikin Warganet Prihatin 3 Periode
Ada Unsur Kecurigaan, Komentar Jokowi Bikin Warganet Prihatin 3 Periode

TINTAPENA.COM–Presiden Joko Widodo belakangan ini turut menanggapi soal ramainya pemberitaan penambahan masa jabatannya. Diketahui konstitusi sebagai wadah mengatur presiden mengemban amanah maksimal 2 kali masing-masing selama 5 tahun, namun kini disebut akan diperpanjang menjadi 3 periode.

Terbaru, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) ikut turut berencana akan mendeklarasikan dukungan mereka kepada Jokowi agar menjabat selama 3 periode.

Jokowi sendiri mengaku sudah kerap kali mendengar aspirasi semacam itu. Dirinya menganggap seruan-seruan itu sebagai salah satu bentuk keinginan masyarakat kepadanya, yang memang sebaiknya didengar namun juga harus tetap ditanggapi sesuai dengan konstitusi yang berlaku.

“Yang namanya keinginan masyarakat, yang namanya teriakan-teriakan seperti itu kan sudah sering saya dengar,” ujar Presiden Jokowi melalui keterangan tertulis Sekretariat Presiden, hari Rabu (30/3/2022).

“Tetapi yang jelas, konstitusi kita sudah jelas. Kita harus taat, harus patuh terhadap konstitusi,” tambah Jokowi.

Penegasan soal sikap Jokowi tersebut untuk patuh terhadap konstitusi yang berlaku juga kembali ia suarakan melalui akun media sosial resminya.

Seperti dipantau di akun Twitter miliknya, Jokowi menyatakan simpang-siur masa jabatan presiden tersebut hanya perlu ditanggapi dengan kepatuhan terhadap konstitusi.

“Semua pihak harus taat pada konstitusi yang sudah jelas mengatur soal masa jabatan presiden. Konstitusi kita sudah jelas. Dan kita harus taat, harus patuh, terhadap konstitusi. Itu saja,” pungkas Jokowi, dikutip dari Suara.com pada hari Kamis (31/3/2022).

Namun sikap Jokowi ini rupanya masih dianggap abu-abu oleh para warganet. Malah banyak yang langsung mencibir dan melempar kecurigaan rezim pemerintahan Jokowi yang semata-mata berniat untuk mengubah konstitusi demi menambah masa periode presiden.

“Bahasa bersayap ini.. Dengan kata lain Om @jokowi mau bilang kan, kalo nanti diubah, bahwa presiden bisa 3 periode misalnya, rakyat harus taat juga kan?” sindir salah satu warganet.

“Hahahahaha jawaban mu tetep ngambang. bagaimana jika konstitusi di amandemen oleh DPR sehingga terjadi perubahan aturan yang telah di undangkan,” ujar warganet.

“Berarti konstitusi yang mau diubah kah? Soalnya campaignnya massive banget nich,” tambahan komentar warganet.

“Jika kedepannya ada Perubahan Konstitusi dengan tujuan hanya untuk menunda Pemilu dan menambah masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden, baik melalui jalur formal ataupun informal, maka jelas itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap nilai demokrasi yang ada dalam konstitusi,” tulis warganet lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *